Biografi Habib Sholeh Tanggul (Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid)
Makam Habib Sholeh, Jalan Kemuning, Krajan, Tanggul Kulon, Jember Regency, East Java, Indonesia
Description
Mengenal Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid (Habib Sholeh Tanggul)
Al-Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid, yang lebih dikenal dengan sebutan Habib Sholeh Tanggul, adalah seorang wali qutb yang karismatik dan dihormati. Berasal dari Hadramaut, Yaman, beliau mendedikasikan hidupnya untuk dakwah Islam di Indonesia, khususnya di Tanggul, Jember, Jawa Timur. Setiap tahun, haul beliau dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru, menjadi bukti kecintaan umat terhadap sosoknya.
Riwayat Hidup dan Keluarga
Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid lahir di Korbah, Ba Karman (Wadi Amd) Hadramaut pada tahun 1313 H. Ayah beliau adalah Habib Muhsin bin Ahmad yang dikenal dengan sebutan Al-Bakry Al-Hamid, seorang ulama sholeh yang sangat dihormati masyarakat. Ibunda beliau adalah Hababah Aisyah dari Alabud Ba Umar dari Masyayikh Al-Amudi.
Perjalanan Dakwah ke Indonesia
Pada tahun 1921 M, di usia 26 tahun, Habib Sholeh bersama Asy-Syekh Al-Fadil Assoleh Salim bin Ahmad Al-Asykary, memulai perjalanan dakwahnya ke Indonesia. Setelah singgah sebentar di Jakarta, beliau melanjutkan perjalanan ke Lumajang atas ajakan sepupunya, Habib Muhsin bin Abdullah Al-Hamid. Setelah beberapa waktu, beliau melanjutkan perjalanan ke timur hingga akhirnya menetap di Tanggul, Jember.
Di Tanggul, Habib Sholeh memulai dakwahnya dengan membangun sebuah mushola sederhana. Beliau menghidupkan mushola tersebut dengan shalat berjamaah, pembacaan hizib Al-Qur’an, serta mengadakan pengajian rutin untuk masyarakat sekitar, membahas ilmu-ilmu agama yang esensial.
Karomah Habib Sholeh Tanggul
Habib Sholeh Tanggul dikenal memiliki banyak karomah atau keistimewaan yang diberikan oleh Allah SWT. Salah satu yang paling masyhur adalah kemakbulan doanya. Banyak orang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat biasa hingga para pejabat, datang kepadanya memohon doa untuk hajat mereka. Dengan izin Allah, banyak permohonan tersebut yang terkabul. Kisah-kisah tentang ‘surat ijo’ atau surat permohonan yang beliau doakan telah menjadi bukti nyata kemuliaan beliau di sisi Allah SWT.
Mutiara Nasihat
Salah satu nasihat beliau yang paling terkenal dan sarat makna adalah:
“Seseorang akan naik derajat karena perbuatannya, bukan karena ucapannya. Sesungguhnya hujan lah yang menumbuhkan bunga, bukan suara petir yang keras.”
Nasihat ini mengajarkan tentang pentingnya amal nyata dan keikhlasan di atas sekadar kata-kata yang lantang namun kosong.
Wafat
Habib Sholeh wafat pada senja hari Sabtu, 8 Syawal 1396 Hijriyah (bertepatan dengan 2 Oktober 1976 M). Beliau menghembuskan napas terakhirnya setelah berwudhu dan sebelum sempat melaksanakan shalat Maghrib. Jenazah beliau dimakamkan pada keesokan harinya, Minggu, 9 Syawal 1396 H, di samping kiblat Masjid Riyadus Sholihin, Tanggul.
Haul Akbar Habib Sholeh Tanggul
Setiap tahun pada bulan Syawal, makam dan masjid beliau di Tanggul, Jember, menjadi pusat perhatian ribuan peziarah. Haul Akbar Habib Sholeh Tanggul diselenggarakan untuk mengenang jasa, meneladani akhlak, dan mengambil berkah dari beliau. Acara ini biasanya diisi dengan khotmil Qur’an, pembacaan maulid, tahlil, dan pengajian akbar yang dihadiri oleh para ulama, habaib, serta lautan jamaah dari berbagai daerah.
Sanad Keilmuan dan Guru
Habib Sholeh memulai pendidikannya dengan belajar Al-Qur’an dari seorang guru bernama Said Ba Mudhij di Wadi Amd. Beliau juga mendalami ilmu fiqih dan tasawuf langsung dari ayahnya, Habib Muhsin Al-Hamid.
Beberapa guru beliau yang lain adalah:
- Habib Muhsin bin Ahmad bin Abubakar Al-Hamid (Ayahanda)
- Said Ba Mudhi di Wadi Amd, Hadramaut
- Habib Abu Bakar bin Muhammad As-Sagaf, Gresik
- Habib Husein bin Hadi Al-Hamid, Brani, Probolinggo
- Habib Hamid bin Imam Al Habib Muhammad bin Salim As-Sry, Malang
- Habib Muhammad bin Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi, Kwitang
Nasab Habib Sholeh Tanggul
Nasab beliau bersambung langsung kepada Rasulullah SAW. Berikut adalah silsilahnya:
- Nabi Muhammad Rasulullah SAW.
- Sayyidah Fathimah Az-Zahra & Ali bin Abi Thalib RA
- Al-Imam Al-Husain
- Al-Imam Ali Zainal Abidin
- Al-Imam Muhammad Al-Baqir
- Al-Imam Ja’far Shadiq
- Al-Imam Ali Al-Uraidhi
- Al-Imam Muhammad An-Naqib
- Al-Imam Isa Ar-Rumi
- Al-Imam Ahmad Al-Muhajir
- As-Sayyid Ubaidillah
- As-Sayyid Alwi
- As-Sayyid Muhammad
- As-Sayyid Alwi
- As-Sayyid Ali Khali’ Qasam
- As-Sayyid Muhammad Shahib Mirbath
- As-Sayyid Ali
- As-Sayyid Al-Imam Al-Faqih Al-Muqaddam Muhammad
- As-Sayyid Al-Imam Alwi Al-Ghuyur
- As-Sayyid Ali Shohibud Dark
- As-Sayyid Muhammad Maula Ad-Dawilah
- As-Sayyid Abdurrahman As-Sagaf
- As-Sayyid Abdullah
- As-Sayyid Abdurrahman
- As-Sayyid Abdullah
- As-Sayyid Salim
- As-Sayyid Syekh Abu Bakar
- As-Sayyid Hamid
- As-Sayyid Umar
- As-Sayyid Salim
- As-Sayyid Abdullah
- As-Sayyid Sholeh
- As-Sayyid Abdullah
- As-Sayyid Abu Bakar
- As-Sayyid Ahmad
- As-Sayyid Muhsin
- As-Sayyid Sholeh (Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid)